Mengajari Banyak Hal Untuk Anak-Anak Anda Menggunakan Majalah Alternatif Anorak

Mengajari Banyak Hal Untuk Anak-Anak Anda Menggunakan Majalah Alternatif Anorak – Keberadaan majalah alternatif anak ini menjadi salah satu hal yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Sebab, majalah semacam ini ternyata menjadi alternatif nyata bagi mereka yang menganggap majalah biasa hanyalah sesuatu yang biasa, standar, dan agak biasa-biasa saja. Bagi yang sependapat, Anorak pasti bisa menjadi majalah alternatif yang bisa Anda berikan untuk anak-anak Anda. Majalah ini adalah alternatif nyata yang tentunya dapat membantu Anda untuk mengajarkan banyak hal kepada anak-anak Anda.

Jika Anda mencermati beberapa majalah anak lainnya, Anda mungkin memperhatikan bahwa banyak dari majalah tersebut memiliki target pasar yang spesifik. Itu berarti jika anak Anda lebih muda atau lebih tua, majalah tersebut mungkin tidak cocok untuk anak Anda. Namun, Anorak adalah salah satu alternatif yang bagus karena meskipun majalah ini ditujukan untuk anak-anak berusia antara enam hingga 12 tahun, konten sederhana dan tata letak yang menarik dari majalah ini juga dapat disesuaikan dengan anak-anak yang lebih muda. Selama anak Anda sudah bisa berbicara, majalah ini akan menjadi sesuatu yang disukai anak Anda.

Mengajari Banyak Hal Untuk Anak-Anak Anda Menggunakan Majalah Alternatif Anorak

Selain itu, jika berbicara tentang isi majalah ini, bisa dikatakan isinya tidak terbatas. Itu karena banyak sekali konten berbeda yang bisa Anda temukan di majalah alternatif ini. Itu juga salah satu alasan sederhana mengapa majalah ini dapat digunakan oleh banyak anak dari berbagai usia. Ada membahas tentang berbagai jenis game online di agen bola yang menarik & seru, kendaraan, gedung, hewan, tumbuhan, profesi, dan banyak hal lain di majalah ini yang tentunya bisa mengajari anak Anda banyak hal. Anda hanya perlu memilih bagian terbaik untuk diajarkan kepada anak-anak Anda. Dengan begini, Anda akan senang jika memiliki dua orang anak dengan usia yang berbeda karena Anda dapat membeli majalah yang dapat digunakan oleh keduanya.

Majalah Dermaga Sebagai Media Informasi Alternatif Berprestasi
Artikel Blog Informasi Majalah Webmedia

Majalah Dermaga Sebagai Media Informasi Alternatif Berprestasi

Majalah Dermaga Sebagai Media Informasi Alternatif Berprestasi – Majalah Dermaga merupakan majalah milik persero. Majalah ini menjadi salah satu media alternatif mengenai informasi seputar PT Pelabuhan Indonesia dalam lingkup internal. 27 Februari 1989 menjadi tahun pertama majalan ini diterbitkan sesuai dengan keputusan dari badan yang berwenang. Adapun fungsi atau penggunaan majalah ini ialah sebagai sarana komunikasi antar organisasi yang ada di dalamnya demi tercapainya suatu tujuan tertentu. Majalah ini punya perab penting agar tercapainya tujuan yang dimiliki oleh organisasi. Oleh sebab itu, tidak heran jika majalah dermaga termasuk media alternatif meskpiun lingkup informasinya hanya internal di dalam perusahaan saja.

Adapun tujuan dari penerbitan majalah dermaga ialah menjadi sebuah media komunikasi yang baik guna memberikan informasi seputar pelabuhan, maritim, ekuindag dan beberapa informasi aktual lainnya yang berkaitan dengan PT Pelabuhan Indonesia III. Dengan demikian, sehingga keberadaannya dinilai mampu mewujudkan peran informatif secara maksimal, tidak kalah dengan berbagai media daring lainnya yang saat ini digunakan seperti misalnya WhatsApp Group dan berbagai akun sosial media yang kerap dijadikan sebagai media penyebaran informasi dan berita aktual. Tingkat kepercayaan dan efektivitas majalah dermaga telah terbukti, mengingat keberadaannya sejak mulai beroperasi telah tercatat selama kurang lebih 31 tahun sampai dengan saat ini.

Disamping sebagai media informatif yang akurat, majalah Dermaga juga termasuk sebagai media alternatif yang cukup berprestasi. Hal ini terbukti dengan adanya penghargaan yang diberikan kepada majalah Dermaga sebagai salah satu majalah internal terbaik BUMN menurut media pekerja BUMN. Dalam acara BUMN Corporate Secretary and Public Relations Awards tahun 2013, majalah Dermaga berhasil menyabet gelar yang sangat membanggakan ini. Mengenai alasan dan faktor penyrlebab majalah dermaga bisa menjadi media alternatif yang berprestasi dikarenakan adanya kemampuan dalam menyajikan informasi akurat dan aktual seputar kepelabuhan dalam wilayah kerjanya selama lebih dari 20 tahun.
Disamping itu, penerbitan majalah Dermaga pada dasarnya memiliki fungsi untuk menuangkam ide para pegawainya serta sebagai sarana atau media pendidikan guna memberikan wawasan dan pengetahuan seputar kepelabuhan yang lebih luas bagi para pekerjanya. Untuk setiap penerbitannya akan dibagi ke berbagai rubrik seperti misalnya game poker online. trolly, jala-jala, CCTV, get in, cargodoring, vender, dan masih banyak lagi. Dari beberapa rubrik tersrbut, informasi seputar kepelabuhan bisa tersajikan dengan baik dan sistematis.

Majalah Dermaga bisa menjadi salah satu contoh media alternarif yang berhasil sehingga keberadaannya bisa menjadi contoh bagi media alternatif lain agar terus mengembangkan kualitasnya. Hal ini perlu dilakukan mengingat media alternatif memiliki potensi tang sangat tinggi untuk berkembang dan dikenal oleh khalayak ramai. Oleh sebab itu, akan sangat disayangkan jika suatu media alternatif tidak dapat mengembangkan potensinya dengan baik, mengingat upaya pengembangan media alternatif pada dasarnya tidaklah sulit hanya saja dibutuhkan pengelolaan yang baik dan teratur agar mampu berjalan pada alur yang seharusnya.

Itulah beberapa informasi mengenai keberadaan majalah alternatif, Dermaga milik PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) yang dinilai banyak memiliki prestasi dan fungsi informatif bagi para pekerja dan masyarakat di sekitar kawasan kerja perusahaan tersebut.

Majalah Alternatif Tempo
Artikel Blog Informasi Majalah Webmedia

Majalah Alternatif Tempo

Majalah Alternatif Tempo – Majalah merupakan penerbitan yang dicetak dengan menggunakan tinta yang ditorehkan pada kertas, biasanya majalah ini dikeluarkan secera berkala seperti harian, mingguan, atau bulanan. Majalah ini berisi berbagai macam macam artikel tentunya bervariasi yang dikemas dalam satu media yang disebut majalah. Majalah berisi berita berita terkini sama halnya dengan Koran, namun Koran berupa lembaran berbeda dengan majalah yang dikemas dalam satu buku. Majalah ini ditulis dengan bahasa bahasa yang mudah dimengerti. Majalah disponsor atau dibiayai oleh iklan iklan, pelanggan yang sudah berlangganan dan sudah bayar di awal .

Majalah Tempo merupakan majalah berita yang dikeluarkan secara mingguan. Majalah ini memuat berita berita Indonesia seperti berita berita politik dan diterbitkan di Tempo Media Group. Majalah ini merupakan majalah yang tidak memiliki afiliasi oleh pemerintah yang pertama kalinya. Maksud dari afiliasi ini yaitu merupakan pengembangan bisnis dan memanfaatkan sosialisasi serta bersifat secara terarah. Majalah ini dilakukan oleh individu, organisasi atau badan usaha sehingga tidak beriringan dengan pemerintah.

Majalah Tempo ini berpusat di Jakarta. Majalah ini didirikan oleh Goenawan Mohamad dan Yusril Djalinus. Majalah ini terbit pertama kali pada 6 Maret 1971. Untuk penerbitan edisi pertama ini banyak orang yang ikut berkontribusi dan memiliki peran prakarsa yaitu sekumpulan anak muda pada tahun 1971 tersebut.

Awalnya majalah ini bernama “Ekspres”. Dikarenakannya adanya perbedaan pendapat serta prinsip antara pemilik modal utama dan redaksi jajaranya maka kelompok dari Goenawan Mohamad memutuskan keluar dari majalah Ekspres ini.

Dalam waktu yang sama, Majalah Djaja milik pemerintah DKI yang dikelola oleh Harjoko Trisnadi mengalami masalah. Karyawan Djaja mengambil langkah untuk menuliskan surat kepada pemerintah DKI agar Djaja diswastakan dan meminta agar Djaja dikelola oleh Yayasan Jaya Raya. Yayasan ini masih di bawah naungan Pemerintah DKI. Terjadilah rembukan antara Yayasan Jaya Raya dengan orang orang bekas dari majalah Djaja dan majalah Ekspres, sehingga tersepakati dan dibentuklah Majalah Tempo yang diterbitkan di bawah PT. Grafiti Pers.

Nama Tempo pada majalah ini digunakan dan disepakati oleh bersama karena orang orang atau masyarakat lebih mudah mengingat dan mengucapkan Tempo, hal ini juga berkaitan dengan waktu terbit dari Majalah Tempo juga yaitu mingguan.

Namun majalah ini pernah mengalami masalah pada tahun 1981-2000 yang dimana majalah ini dianggap terlalu keras dan tajam dalam mengkritik masa orde baru. Setelah terjadinya perembukan majalah ini harus menyepakati sebuah janji agar majalah ini tidak lagi di bredel. Namun hal ini tidak membuat majalah tempo ini kehilangan semangatnya, para jurnalis tetap menginvestigasi dengan apa yang terjadi serta tidak luput dalam menuliskanya pada majalah Tempo ini.

Selepas masa Soeharto lengser mereka yang pernah bekerja di majalah Tempo berembuk ulang. Sehingga pada 12 Oktober majalah Tempo terbit lagi. Pada tahun 2001 PT. Arsa Raya Pedanago menjual sahamnya sehingga lahirlah PT. TempoInti Media Tbk. (PT. TIM) ini.

Di era yang baru dn di kepemimpinan yang baru PT. TIM ini juga melahirkan berita berita dengan varian dan dikemas dengan baru juga. PT. Tim ini mulai bangkit dan berkembang sehingga melahirkannya majalah Tempo yang beredisi Bahasa Inggris dan Tempo Interaktif. PT. TIM ini juga menembus pada media elektronik seperti televisi dengan mendirikannya Tempo TV pada saluran televisi.

Mengenali Media Alternatif
Artikel Blog Informasi Majalah

Mengenali Media Alternatif

Mengenali Media Alternatif – Media alternatif tercipta karena adanya bentuk perlawanan yang dilakukan oleh beberapa orang kepada media mainstream yang dipandang sudah tidak berpihak kepada kepentingan rakyat. Definisi media alternatif sendiri masih sulit untuk ditemukan. Media arus utama menyebutkan bahwa media alternatif ini adalah media yang jangkauannya luas mencakup banyak khalayak serta mencerminkan pemikiran-pemikiran, isu-isu atau aktivitas yang dominan. Oleh sebab itu media alternatif sering kali diartikan sebagai media non-komersial yang dapat merepretasikan segala bentuk kepentingan yang dimiliki oleh kelompok yang ada di luar media arus utama seperti rakyat miskin, perempuan, etnis minoritas, buruh, bahkan golongan LGBT sekalipun.

Yang membedakan media alternatif dengan media mainstream pada umumnya adalah konten yang dibuat, segi estetika yang ditampilkan, mode produksi yang dilakukan, proses distribusinya, serta hubungan dengan penonton. Tujuan dari media alternatif sendiri adalah sebagai alat untuk melawan kekuatan-kekuatan yang hadir dan merenggut hak dari rakyat, sebagai media yang digunakan untuk mewakili kelompok-kelompok marjinal, serta sebagai alat yang digunakan untuk mendorong hubungan yang terjadi di antara masyarakat secara horizontal.

Bentuk media alternatif sendiri sama seperti media pada umumnya dan dapat dijumpai dalam bermacam bentuk seperti media cetak, blog, video dan film, serta audio atau radio. Salah satu contoh media alternatif yang ada di indonesia adalah Damar Jati. Damar Jati merupakan sebuah majalah yang isinya menggunakan bahasa Jawa yang pertama kali terbit pada tahun 2005. Media alternatif hadir untuk menyuarakan dengan lantang sudut pandang yang sering kali terlewatkan oleh media arus utama. Contohnya adalah saat Marsinah F.M (radio komunitas) yang kerap kali membahas isu mengenai buruh perempuan serta menciptakan komunitas yang didasari atas identitas.

Banyak orang yang mengibaratkan media alternatif ini seperti seseorang yang melakukan perlawanan dan pemberontakan atas ketidakadilan yang didapatkannya dari kekuasaan yang ada. Kehadiran media-media alternatif pun dapat mengancam eksistensi media arus utama. Hal tersebut dikarenakan media alternatif pun memiliki peluang yang besar untuk mendapatkan perhatian khalayak apabila dikelola dengan baik sehingga dapat memiliki alur yang jelas. Berikut ini adalah karakteristik yang dimiliki oleh media alternatif:

1. Media non-komersil
Media alternatif adalah media non-komersil. Pasalnya pemberitaan yang dimuat dalam media alternatif tidak bergantung pada rating atau menjadi media pengiklan saja. Wartawan yang menulis berita di media alternatif pun tidak mendapatkan bayaran sedikit pun. Selain itu biasanya media alternatif ini didistribusikan secara gratis kepada khalayak.

2. Menyuarakan suatu isu dari sudut pandang yang berbeda
Media alternatif akan menyuarakan isu dari sudut pandang yang berbeda apabila dirasa isu yang disampaikan oleh media arus utama tidak ada yang belum lengkap.

3. Memiliki cakupan yang luas
Saat ini semua orang dapat mengakses permainan judi bola melalui media-media alternatif secara bebas dan cepat. Oleh sebab itu proses penyebarluasan isu-isu yang di angkat oleh media alternatif ini dapat dengan cepat diterima oleh khalayak umum.

Peran Majalah Dermaga dalam Fungsi Informatif
Artikel Blog Informasi Majalah

Peran Majalah Dermaga dalam Fungsi Informatif

Peran Majalah Dermaga dalam Fungsi Informatif – Majalah dermaga merupakan majalah internal yang dimiliki oleh PT Pelabuhan Indonesia III (Persero). Majalah internal ini pertama kali diproduksi pada 27 Februari 1989 yang sesuai dengan Surat Keputusan Terbit (SIT) yang dikeluarkan oleh Kementrian Penerangan RI NO. 1428/SK/DIRJEN/OOG/SIT/1989. Penggunaan dari Majalah Dermaga sendiri dinilai sangat penting sebagai sarana komunikasi organisasi agar tercapainya tujuan yang dimiliki oleh organisasi.

Tujuan dari diterbitkannya Majalah Dermaga ini adalah sebagi media komunikasi yang mampu memberikan berbagai informasi seputar kepelabuhan khususnya untuk PT Pelindo III (Persero), maritim, ekuindag, serta informasi lain secara aktual dan faktual sehingga Majalah Dermaga mampu menjadi media paling terdepan dalam hal penyajian informasi kepelabuhan. Oleh sebab itu penggunaan Majalah Dermaga ini sebagai alat komunikasi orgnisasi yang dilakukan oleh PT Pelindo III (Persero) yang memiliki peran strategis dalam fungsi informatif mengingat Majalah Dermaga ini sudah berdiri 29 tahun lamanya dan telah memberikan berbagai informasi mengenai kepelabukan.

Tidak hanya memiliki fungsi informatif saja, ternyata Majalah Dermaga pun merupakan media alternatif yang berprestasi. Tercatat bahwa Majalah Dermaga telah sukses menjadi majalah internal BUMN terbaik menurut Media Pekerja BUMN. Dalam acara BUMN Corporate Secretary and Public Relations Awards tahun 2013 Majalah Dermaga sukses menduduki peringkat pertama pada kategori Newsletter & Majalah Internal BUMN pada tahun 2013. Tentu saja penghargaan tersebut sangat membanggakan. Alasan Majalah Dermaga sukses menyabet penghargaan tersebut karena majalah internal milik PT Pelindo III (Persero) itu mampu menyajikan berbagai berita bermanfaat yang aktual dan faktual bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah kerjanya.

Fungsi dari diterbitkannya Majalah Dermaga ini diantaranya adalah sebagai media informasi dan komunikasi PT Pelindo III (Persero), sarana penulisan ide untuk para pegawai, serta sebagai media pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan tentang kepelabuhan yang dimiliki oleh masyarakat yang ada di sekitar wilayah area kerjanya semakin bertambah. Dalam setiap edisinya Majalah Dermaga memiliki 64 halaman yang terbagi ke dalam beberapa rubrik. Rubrik yang terdapat di dalam Majalah Dermaga antara lain adalah CCTV, Gate in, Vender, Cargodoring, Bolder, Garbarata, Stevedoring, Jala-jala, Boom, Behandle, serta Trolly. Rubrik-rubrik tersebut membuat informasi-informasi aktual mengenai hal-hal yang bersangkutan dengan kepelabuhan.

Majalah Dermaga ini merupakan salah satu contoh keberhasilan yang dimiliki oleh media-media alternatif. Media alternatif tentu memiliki potensi yang sangat tinggi agar dapat berkembang sehingga namanya akan dikenal oleh khalayak umum. Potensi tersebut dapat diraih oleh media alternatif apabila memiliki pengelolaan yang baik sehingga dapat berjalan di jalur yang seharusnya. Salah satu contoh media alternatif yang dikelola dengan baik adalah Majalah Dermaga milik PT Pelindo III (Persero) ini.

Podcast Kini Jadi Media Alternatif Populer di Indonesia
Artikel Blog Informasi Webmedia

Podcast Kini Jadi Media Alternatif Populer di Indonesia

Podcast Kini Jadi Media Alternatif Populer di Indonesia – Podcast merupakan singkatan dari kata iPod dan Broadcasting. Podcast sendiri memiliki arti sebagai episode program yang tersedia di internet. Podcast ini biasanya sering dijumpai dalam bentuk audio atau juga video. Saat ini kehadiran podcast sudah menarik perhatian masyarakat dunia bahkan di Indonesia sendiri. Menurut para pendengarnya, podcast adalah suatu cara yang dapat dilakukan agar dapat menikmati konten-konten menarik yang sedang hangat di perbincangkan oleh dunia secara gratis. Selain itu proses penyebarluasan podcast pun kini sangat efektif karena dapat menjangkau banyak pendengar. Podcast pun kini sudah jadi media alternatif populer karena sangat mudah untuk diakses.

Sebenarnya Podcast sudah ada sejak tahun 2005 silam. Akan tetapi episode program ini mulai banyak diminati oleh banyak pendengar pada tahun 2007. Perjalanan podcast pun mulai berkembang dengan pesat pada tahun 2011 dengan pergerakan yang cepat hingga saat ini. Saat ini para penerbit Podcast pun sudah mulai banyak bermunculan dan memiliki banyak peminat. Podcast sendiri mulai ramai dikenal dan diminati oleh masyarakat Indonesia pada tahun 2017. Meski terbilang baru Podcast di Indonesia pun berkembang dengan pesat dan banyak diminati oleh para anggota judi online yang mencari informasi tentang cara bermain permainan judi boa dan bagaimana cara meraih keuntungan dalam bermain judi bola melalui audio ataupun video di podcast. Salah satu penerbit Podcast yang memiliki banyak pendengar di indonesia dan banyak diminati adalah Box2box. Saat ini Box2box sudah diikuti oleh lebih dari 400.000 orang dan pasti pendengarnya pun akan terus meningkat lagi seiring dengan berjalannya waktu.

Salah satu alasan dari tingginya minat pendengar podcast di Indonesia adalah tema nya yang beragam. Karena bahasan yang ada di dalam podcast itu beragam maka pendengar dapat memilih tema apa yang ingin didengar sesuai dengan keinginan. Tema yang dibahas di dalam podcat misalnya mengenai asmara, financial, olahraga, bahkan politik . Podcast saat ini sudah menjadi media alternatif yang cukup populer dan memiliki potensi yang luar biasa. Berikut ini adalah kelebihan utama yang dimiliki oleh podcast sebagai media alternatif populer:

1. Punya banyak pilihan
Seiring berjalannya waktu penerbit-penerbit Podcast mulai menghadirkan banyak sekali konten secara gratis. Pendengar pun dapat memilih tema apa yang ingin didengarkannya sesuai dengan minat dan ketertarikannya.

2. Tidak ada iklan
Podcast mengudara dengan bentuk audio ataupun video. Akan tetapi berbeda dengan radio ataupun televisi yang memiliki banyak iklan, podcast dapat didengarkan tanpa selingan iklan sedikitpun.

3. Dapat di dengarkan kapan saja
Para pendengar dapat mengakses podcast kapan saja dan dimana saja dengan mudah. Podcast dapat didengarkan 24 jam nonstop oleh para pendengar.

4. Episode baru dapat didengar dengan mudah
Karena podcast itu adalah episode program. Maka pesan yang disampaikannya pun di setiap episede selalu berbeda-beda. Para pendengar secara otomatis akan mendapatkan episode baru tidak perlu lagi mendownloadnya.

Perkembangan Radio Komunitas di Indonesia
Artikel Blog Informasi Webmedia

Perkembangan Radio Komunitas di Indonesia

Perkembangan Radio Komunitas di Indonesia – Saat ini Indonesia memiliki banyak banyak media-media alternatif yang dijadikan sebagai wadah untuk menyuarakan pendapat serta menyediakan informasi yang faktual kepada khalayak umum. Salah satu media alternatif yang banyak di temukan di Indonesia adalah radio komunitas. Radio komunitas sendiri merupakan suatu kegiatan penyiaran radio yang dikelola dan didirikan oleh suatu komunitas untuk kepentingan khalayak. Selain itu radio komunitas juga sering disebut sebagai radio pendidikan, radio sosial, dan radio alternatif. Tujuan didirikannya radio komunitas adalah untuk dijadikan sebagai media alternatif yang dapat digunakan untuk menyuarakan aspirasi mengenai ketidakadilan yang didapatkan oleh rakyat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa radio komunitas ini adalah sebuah siaran radio tentang komunitas.

Radio komunitas jelas berbeda dengan radio swasta yang merupakan media utama. Yang menjadi pembeda antara radio komunitas dengan radio swasta adalah tujuan didirikan serta bagaimana tata cara pengelolaan yang dilakukan oleh keduanya. Jika tujuan didirikannya radio komunitas benar-benar dijadikan sebagai sebuah media yang dapat melayani kebutuhan informasi masyarakat luas dan sifatnya tidak komersil, maka berbanding terbalik dengan radio swasta. Kehidupan radio swasta berada pada tingginya iklan yang masuk serta mengharuskannyaa mendapatkan rating yang tinggi untuk setiap program mendapatkan rating yang tinggi untuk setiap program yang disiarkan. Singkatnya, radio komunitas murni dibentuk untuk kepentingan serta kebutuhan publik di tempatnya didirikan sementara radio swasta diproyeksikan untuk memenuhi segmen pasar.

Berikut ini adalah peran yang dimiliki oleh radio komunitas sebagai media alternatif:

1. Menyuarakan HAM
Kemerdekaan dalam menyampaikan aspirasi serta mendapatkan informasi melalui media penyiaran merupakan salah satu wujud dari Hak Asasi Manusia yang ada di dalam kehidupan masyarakat yang dilakukan secara bertanggung jawab. Radio komunitas sering digunakan untuk menyuarakan hak-hak apa saja yang seharusnya dimiliki oleh rakyat.

2. Menegakkan Keadilan
Kehadiran radio komunitas pun sering kali ditujukan untuk melawan ketidakadilan yang terjadi pada rakyat karena hak-hak yang dimilikinya direnggut oleh para penguasa-penguasa yang ada.

3. Sarana Penyebaran Informasi
Radio komunitas merupakan salah satu media alternatif yang bertujuan untuk menyampaikan informasi. Radio alternatif ini pun memiliki peran penting dalam penyebaran informasi yang seimbang pada rakyat.

Perkembangan radio komunitas di indonesia sendiri mulai berkembang sekitar tahun 2000. Munculnya radio komunitas di indonesia ini merupakan hasil dari reformasi politik yang pernah terjadi pada tahun 1998 yang ditandai dengana adanya pembubaran Departemen Penerangan. Departemen Penerangan sendiri merupakan lembaga otoritas tunggal milik pemerintah yang saat itu digunakan untuk mengendalikan media. Kini kehadiran radio komunitas semakin kuat setelah disahkannya UU no 32 tahun 2002 tentang penyiaran. Hingga saat ini terdapat lebih dari 300 radio komunitas yang berkembang di Indonesia.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!